IdWA Resmi Menjadi Anggota Asia Water Council (AWC) 23rd di BoC Meeting Hanoi
Indonesian Water Association (IdWA) resmi dikukuhkan sebagai anggota Asia Water Council (AWC) dalam 23rd Board of Council (BoC) Meeting & Technical Seminar yang diselenggarakan pada 5–6 November 2025 di JW Marriott, Hanoi, Vietnam. Pertemuan ini dihadiri sekitar 200 peserta dari lembaga pemerintah, organisasi internasional, akademisi, dan pelaku usaha sektor air dari berbagai negara Asia.
Pada agenda pengesahan anggota baru, IdWA tercatat sebagai salah satu dari lima organisasi yang diterima AWC, berdampingan dengan lembaga dari Pakistan, Uzbekistan, Nepal, dan Kazakhstan. IdWA masuk dalam kategori Public Organization dan mewakili Indonesia sebagai asosiasi profesional di bidang air.
Dinamika Pertemuan: Dari Kebijakan Air Asia hingga Water Accounting
Rangkaian kegiatan di Hanoi terdiri dari Technical Seminar, EXPO teknologi air, pertemuan bisnis G2B/B2B, serta sidang resmi BoC. Sesi teknis hari pertama fokus pada kondisi dan proyek sektor air di Vietnam, paparan teknologi perusahaan air Korea, serta peluang kerja sama investasi.
Pada hari kedua, AWC bersama OECD menyelenggarakan OECD Regional Track mengenai water accounting. Sesi ini menegaskan pentingnya pencatatan neraca air yang terintegrasi untuk mendukung kebijakan berbasis data, efisiensi ekonomi, dan ketahanan iklim di negara-negara Asia.
Dalam sidang 23rd BoC Meeting, para anggota dewan membahas berbagai agenda strategis, mulai dari laporan keuangan AWC 2025, perkembangan proyek kerja sama dengan OECD, UNDP, GGGI dan GCF, hingga persiapan 4th Asia International Water Week (AIWW) yang akan digelar di Filipina pada 2027. Pada agenda keanggotaan baru, nama Indonesian Water Association (IdWA) secara resmi dibacakan dan disetujui sebagai anggota AWC.
IdWA diwakili oleh Ketua Umum yang duduk sebagai Board Member dan menyampaikan pandangan Indonesia terkait pentingnya penguatan tata kelola sumber daya air, peningkatan kapasitas insinyur air, serta kolaborasi riset dan inovasi untuk menjawab tantangan perubahan iklim dan kebutuhan layanan air minum yang semakin kompleks.
Tujuan dan Peran IdWA sebagai Anggota AWC
Melalui aplikasi keanggotaan yang disampaikan ke Sekretariat AWC, IdWA menegaskan beberapa tujuan utama bergabung dalam jejaring ini:
- Menjadi jembatan Indonesia–Asia dalam isu air. IdWA berperan menghubungkan AWC dengan para pemangku kepentingan di Indonesia: kementerian/lembaga terkait, Dewan Sumber Daya Air Nasional, BUMN dan BUMD air minum, pelaku industri, akademisi, serta organisasi masyarakat sipil. Harapannya, inisiatif dan proyek AWC dapat bersinergi dengan agenda nasional pengelolaan sumber daya air dan layanan air minum di Indonesia.
- Mendorong proyek bersama dan transfer teknologi. Sebagai asosiasi yang berfokus pada pengolahan air dan air limbah, IdWA ingin terlibat dalam perancangan dan implementasi proyek air berkelanjutan di Indonesia maupun kawasan, termasuk penerapan teknologi pengolahan air, digital water, dan solusi peningkatan ketahanan iklim di daerah rawan banjir maupun kekeringan.
- Penguatan kapasitas dan sertifikasi profesi. IdWA telah membangun program Water Engineer Training untuk meningkatkan kompetensi insinyur dan operator sistem air. Melalui AWC, program ini diharapkan dapat terkoneksi dengan inisiatif pelatihan regional, pertukaran narasumber, dan pengembangan kurikulum bersama sehingga standar kompetensi SDM air di Indonesia sejajar dengan praktik terbaik kawasan.
- Berbagi pengalaman kebijakan dan regulasi. IdWA aktif dalam proses kebijakan di Dewan Sumber Daya Air Nasional dan berbagai forum regulasi sektor air. Pengalaman ini akan dibawa ke tingkat Asia untuk mendukung diskusi kebijakan, National Dialogues on Water, dan penyusunan kerangka tata kelola air yang lebih adaptif dan inklusif.
- Riset, inovasi, dan water stewardship. IdWA juga berkomitmen memperkuat riset dan inovasi di bidang teknologi pengolahan air, water reuse, serta pengembangan pendekatan water stewardship bersama industri—khususnya sektor manufaktur, tekstil, dan agribisnis—sejalan dengan agenda AWC terkait proyek air, laporan Global Water Welfare, dan kerja sama dengan lembaga pendanaan global.
Manfaat Keanggotaan dan Langkah Lanjutan
Sebagai anggota AWC, IdWA mendapatkan akses ke berbagai informasi strategis, hasil riset, laporan kebijakan, serta kesempatan berpartisipasi dalam Asia International Water Week, Sidang Umum, dan forum-forum global yang difasilitasi AWC. Kontribusi keanggotaan juga mendukung penyelenggaraan proyek air, penelitian, dan bantuan darurat bagi anggota yang terdampak bencana air.
Melalui surat resmi tertanggal 18 November 2025, Presiden AWC, Seogdae Yun, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota dewan atas partisipasi aktif dalam 23rd BoC Meeting & Technical Seminar di Hanoi, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan menuju 4th AIWW di Filipina tahun 2027 dan penguatan upaya bersama menghadapi tantangan air di Asia.
Bagi IdWA, keanggotaan di AWC bukan sekadar pengakuan internasional, tetapi sebuah mandat untuk bekerja lebih keras memperkuat pengelolaan air di Indonesia, menghubungkan aktor-aktor kunci lintas sektor, dan memastikan bahwa suara Indonesia hadir dalam percakapan global tentang air, iklim, dan pembangunan berkelanjutan