IdWA Resmi Menjadi Anggota Asia Water Council (AWC) 23rd di BoC Meeting Hanoi

Indonesian Water Association (IdWA) resmi dikukuhkan sebagai anggota Asia Water Council (AWC) dalam 23rd Board of Council (BoC) Meeting & Technical Seminar yang diselenggarakan pada 5–6 November 2025 di JW Marriott, Hanoi, Vietnam. Pertemuan ini dihadiri sekitar 200 peserta dari lembaga pemerintah, organisasi internasional, akademisi, dan pelaku usaha sektor air dari berbagai negara Asia.

Pada agenda pengesahan anggota baru, IdWA tercatat sebagai salah satu dari lima organisasi yang diterima AWC, berdampingan dengan lembaga dari Pakistan, Uzbekistan, Nepal, dan Kazakhstan. IdWA masuk dalam kategori Public Organization dan mewakili Indonesia sebagai asosiasi profesional di bidang air.

Dinamika Pertemuan: Dari Kebijakan Air Asia hingga Water Accounting

Rangkaian kegiatan di Hanoi terdiri dari Technical Seminar, EXPO teknologi air, pertemuan bisnis G2B/B2B, serta sidang resmi BoC. Sesi teknis hari pertama fokus pada kondisi dan proyek sektor air di Vietnam, paparan teknologi perusahaan air Korea, serta peluang kerja sama investasi.

Pada hari kedua, AWC bersama OECD menyelenggarakan OECD Regional Track mengenai water accounting. Sesi ini menegaskan pentingnya pencatatan neraca air yang terintegrasi untuk mendukung kebijakan berbasis data, efisiensi ekonomi, dan ketahanan iklim di negara-negara Asia.

Dalam sidang 23rd BoC Meeting, para anggota dewan membahas berbagai agenda strategis, mulai dari laporan keuangan AWC 2025, perkembangan proyek kerja sama dengan OECD, UNDP, GGGI dan GCF, hingga persiapan 4th Asia International Water Week (AIWW) yang akan digelar di Filipina pada 2027. Pada agenda keanggotaan baru, nama Indonesian Water Association (IdWA) secara resmi dibacakan dan disetujui sebagai anggota AWC.

IdWA diwakili oleh Ketua Umum yang duduk sebagai Board Member dan menyampaikan pandangan Indonesia terkait pentingnya penguatan tata kelola sumber daya air, peningkatan kapasitas insinyur air, serta kolaborasi riset dan inovasi untuk menjawab tantangan perubahan iklim dan kebutuhan layanan air minum yang semakin kompleks.

Tujuan dan Peran IdWA sebagai Anggota AWC

Melalui aplikasi keanggotaan yang disampaikan ke Sekretariat AWC, IdWA menegaskan beberapa tujuan utama bergabung dalam jejaring ini:

  1. Menjadi jembatan Indonesia–Asia dalam isu air. IdWA berperan menghubungkan AWC dengan para pemangku kepentingan di Indonesia: kementerian/lembaga terkait, Dewan Sumber Daya Air Nasional, BUMN dan BUMD air minum, pelaku industri, akademisi, serta organisasi masyarakat sipil. Harapannya, inisiatif dan proyek AWC dapat bersinergi dengan agenda nasional pengelolaan sumber daya air dan layanan air minum di Indonesia.
  2. Mendorong proyek bersama dan transfer teknologi. Sebagai asosiasi yang berfokus pada pengolahan air dan air limbah, IdWA ingin terlibat dalam perancangan dan implementasi proyek air berkelanjutan di Indonesia maupun kawasan, termasuk penerapan teknologi pengolahan air, digital water, dan solusi peningkatan ketahanan iklim di daerah rawan banjir maupun kekeringan.
  3. Penguatan kapasitas dan sertifikasi profesi. IdWA telah membangun program Water Engineer Training untuk meningkatkan kompetensi insinyur dan operator sistem air. Melalui AWC, program ini diharapkan dapat terkoneksi dengan inisiatif pelatihan regional, pertukaran narasumber, dan pengembangan kurikulum bersama sehingga standar kompetensi SDM air di Indonesia sejajar dengan praktik terbaik kawasan.
  4. Berbagi pengalaman kebijakan dan regulasi. IdWA aktif dalam proses kebijakan di Dewan Sumber Daya Air Nasional dan berbagai forum regulasi sektor air. Pengalaman ini akan dibawa ke tingkat Asia untuk mendukung diskusi kebijakan, National Dialogues on Water, dan penyusunan kerangka tata kelola air yang lebih adaptif dan inklusif.
  5. Riset, inovasi, dan water stewardship. IdWA juga berkomitmen memperkuat riset dan inovasi di bidang teknologi pengolahan air, water reuse, serta pengembangan pendekatan water stewardship bersama industri—khususnya sektor manufaktur, tekstil, dan agribisnis—sejalan dengan agenda AWC terkait proyek air, laporan Global Water Welfare, dan kerja sama dengan lembaga pendanaan global.

Manfaat Keanggotaan dan Langkah Lanjutan

Sebagai anggota AWC, IdWA mendapatkan akses ke berbagai informasi strategis, hasil riset, laporan kebijakan, serta kesempatan berpartisipasi dalam Asia International Water Week, Sidang Umum, dan forum-forum global yang difasilitasi AWC. Kontribusi keanggotaan juga mendukung penyelenggaraan proyek air, penelitian, dan bantuan darurat bagi anggota yang terdampak bencana air.

Melalui surat resmi tertanggal 18 November 2025, Presiden AWC, Seogdae Yun, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota dewan atas partisipasi aktif dalam 23rd BoC Meeting & Technical Seminar di Hanoi, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan menuju 4th AIWW di Filipina tahun 2027 dan penguatan upaya bersama menghadapi tantangan air di Asia.

Bagi IdWA, keanggotaan di AWC bukan sekadar pengakuan internasional, tetapi sebuah mandat untuk bekerja lebih keras memperkuat pengelolaan air di Indonesia, menghubungkan aktor-aktor kunci lintas sektor, dan memastikan bahwa suara Indonesia hadir dalam percakapan global tentang air, iklim, dan pembangunan berkelanjutan

Mesin Air Bersih untuk Sumatera

Bencana alam yang terjadi di wilayah Sumatera menyebabkan banyak masyarakat kehilangan akses air bersih. Untuk itu, Indonesian Water Association (IdWA) menginisiasi Bakti Sosial Mesin Pengolahan Air Bersih guna membantu kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Program ini difokuskan untuk:

Akses air bersih sangat dibutuhkan untuk menekan risiko penyakit, mendukung operasional relawan, serta mempercepat pemulihan sosial di lapangan.

💧 Dukungan Donasi
Bagi Bapak/Ibu yang ingin berpartisipasi, donasi dapat disalurkan melalui:
Indonesian Water Association
BSI – 8080660000

Untuk memudahkan proses pencatatan, mohon menambahkan kode “1” pada akhir nominal transfer.
Contoh:
* Donasi Rp 50.000 → Transfer Rp 50.001
* Donasi Rp 500.000 → Transfer Rp 500.001

Setelah transfer, mohon dilakukan konfirmasi agar dapat direkap dengan baik.

Terima kasih atas perhatian, kepedulian, dan dukungan Bapak/Ibu semua.
United for Water! United for Humanity!

IdWA Perkuat Jejaring Global di Korea International Water Week (KIWW) 2025

Indonesian Water Association (IdWA) berpartisipasi aktif dalam rangkaian kegiatan Korea International Water Week (KIWW) 2025 di EXCO, Daegu, Republik Korea. Dengan tema besar  “Smart Water Future by Sharing Experience and Technology”, kehadiran IdWA difokuskan untuk memperkuat kerja sama internasional, membuka peluang kemitraan bisnis, dan mendorong inovasi pengelolaan air di Indonesia dan kawasan ASEAN.

Delegasi IdWA dipimpin oleh Ketua Umum IdWA, yang terlibat dalam beberapa agenda utama: Delegasi Business Dagang, Water Leaders’ Round Table (WLRT) 2025, World Water Cities Forum (WWCF) 2025, serta kunjungan kerja ke Korea Water Cluster.

1. Delegasi Business Dagang: Membuka Akses Pasar dan Teknologi

Melalui program delegasi business dagang, IdWA mengikuti serangkaian pertemuan B2B dan sesi penjajakan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan air Korea dan mitra internasional lainnya. Dalam forum ini, IdWA mempromosikan:

Pertemuan bisnis ini menjadi ruang bagi IdWA untuk menghubungkan utilitas air daerah, pelaku industri, dan penyedia teknologi global, sekaligus menyiapkan fondasi bagi proyek percontohan dan skema public–private partnership (PPP) yang lebih terstruktur di Indonesia.

2. Water Leaders’ Round Table 2025: Indonesia sebagai Living Lab Inovasi Air

Dalam Water Leaders’ Round Table (WLRT) 2025, Ketua Umum IdWA tampil sebagai salah satu pembicara bersama pimpinan lembaga air dari berbagai negara. WLRT 2025 mengusung sub-tema “Smart Innovation: A Bridge to the Shared Water Future” dan menjadi forum tingkat tinggi untuk berbagi kebijakan, pengalaman, serta usulan kerja sama internasional.

Pada sesi intervensinya, IdWA menekankan beberapa hal pokok:

IdWA juga menyampaikan beberapa proposal kerja sama, antara lain pembentukan Indonesia–Korea–ASEAN Smart NRW Lab, ASEAN Water Engineer® Academy yang menargetkan ratusan insinyur air tersertifikasi, dan jejaring Product Verification & Testbed untuk sensor, membran, kimia, dan sistem skala kecil.

Dalam proses penyusunan WLRT 2025 Action Declaration, IdWA mendorong agar deklarasi tidak berhenti pada komitmen normatif, tetapi dilengkapi indikator terukur seperti penurunan NRW, peningkatan volume reuse, pengurangan risiko banjir, jumlah Water Engineer tersertifikasi, serta produk teknologi yang tervalidasi secara independen.

3. World Water Cities Forum 2025: Memperkuat Peran Kota dan Sektor Swasta

Masih di Daegu, IdWA juga berpartisipasi dalam World Water Cities Forum (WWCF) 2025, sebuah forum tahunan yang mempertemukan kota-kota dunia untuk berbagi praktik terbaik dan menjajaki kolaborasi konkrit, khususnya dalam tema kemitraan pemerintah–swasta dan ekspansi teknologi air ke luar negeri.

Dalam sesi panel, Ketua Umum IdWA memaparkan bagaimana krisis iklim melalui peningkatan frekuensi banjir, kekeringan, dan naiknya muka air laut mempengaruhi kelayakan proyek dan bisnis infrastruktur air di Indonesia. Beberapa poin yang disorot antara lain:

IdWA menegaskan posisi dirinya sebagai jembatan antara pemerintah, swasta, akademisi, dan komunitas dalam mengakselerasi adopsi teknologi smart water, sekaligus memastikan bahwa inovasi tetap sejalan dengan inklusi sosial dan keberlanjutan lingkungan.


Laporan Kunjungan Indonesian Water Association (IdWA)
Korea International Water Week (KIWW) 2025
Daegu, Republik Korea – 12–15 November 2025

PT. Serasi Maharaya Indonesia

BACTIQUA is a World grade product that has Nationwide service maintenance coverage in  commercial Food Service market. Bactiqua has consistently delivered innovative, high-quality products that meet the diverse needs of businesses across various industries.

ENSURE QUALITY BEVERAGES

IMPROVES OPERATIONAL EFFICIENCY 

MAINTAINS FOOD SAFETY

PT. Konsindo Inovatek Utama

Berdiri sejak tahun 1997, PT Konsindo Inovatek Utama (KIU) adalah perusahaan jasa konsultan infrastruktur dan manajemen engineering di bidang Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, PT KIU dilengkapi dengan tenaga ahli profesional yang fasih dalam perancangan, pengawasan konstruksi, pengembangan sistem, hingga Instalasi Pengolahan Air (IPA) berbasis teknologi mutakhir.

Mengandalkan tim dan konsultan teknik dengan keahlian mumpuni, PT. KIU berpedoman pada prinsip mutu &  kehati-hatian. Baik untuk proyek swasta atau pemerintah, kami siap memberikan advis teknis dan konsul menyeluruh di dalam penyusunan dokumen analisis, strategi dan riset mendalam, dimulai dari survey, studi kelayakan, detail desain, laporan audit & keuangan hingga perjanjian tender dsbnya.

Sebagai perusahaan nasional spesialis air minum yang terpercaya, PT KIU hadir menjadi yang terdepan dengan terobosan produk yang modern dan inovatif. Salah satu produk desain kami, AquBox®️, mampu memberikan solusi pengolahan air baku menjadi air siap minum secara efektif. Beberapa perlengkapan dan peralatan IPA berlisensi internasional seperti High-Rate Settlers, Automation sensors, Automatic Dosing System, hingga peralatan laboratorium, juga kami hadirkan demi menjawab tantangan berbagai industri dalam skala yang berbeda.

Dengan misi dan visi memajukan infrastruktur air minum di Indonesia, kami senantiasa berorientasi pada pelayanan mutu dan produk terbaik untuk Anda. Layaknya air minum yang terus mengalir sebagai sumber harapan, PT. Konsindo Inovatek Utama berkomitmen penuh pada peningkatan kualitas hidup dan pembaharuan yang berkesinambungan untuk masyarakat Indonesia.

Sosialisasi PERMEN LH No.11 Tahun 2025 Tentang Baku Mutu Air Limbah dan Standar Teknologi

🌊✨ United for Water — 9th Anniversary of IdWA 🇮🇩

Dalam rangka ulang tahun ke-9, Indonesian Water Association (IdWA) mengundang rekan-rekan profesional, praktisi, dan pemerhati lingkungan untuk hadir dalam:

💧 Sosialisasi PERMEN LH No.11 Tahun 2025
Tentang Baku Mutu Air Limbah dan Standar Teknologi Pengolahan Air Limbah Domestik

📅 Sabtu, 25 Oktober 2025
🕘 Pukul 09.00 WIB – Selesai
📍 Live via Zoom
🔗 Registrasi: https://bit.ly/registrasiiwebinarr

🎙 Narasumber:
Dra. Harni Sulisyowati — Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)

🎤 Moderator: Nova Widyanto — Sekjen IdWA

📞 Narahubung: Nafa (0811-8061-29)

---

🌿 Acara ini terbuka untuk umum dan menjadi kesempatan untuk memahami arah kebijakan terbaru terkait pengelolaan air limbah di Indonesia, serta bagaimana industri dapat beradaptasi dengan teknologi yang lebih berkelanjutan.

#UnitedForWater 🌊
#IdWA9 #IdWA #WaterForFuture #BakuMutuAirLimbah #LingkunganHidup #SustainableWater #IdWAWebinar

Liputan Water Engineer 3.0 : Belajar dari Lapangan, Siap Terapkan di Plant

Tiga hari penuh, 11–13 September 2025, program Water Engineer 3.0 hadir di sela pameran Water Indonesia – JIExpo Kemayoran, pukul 09.00–17.00 WIB. Kelas maraton ini mempertemukan praktisi lintas industry seperti migas, kilang, pertambangan, hingga utilitas dimana tujuannyauntuk membedah desain-proses, kimia, dan regulasi pengolahan air & air limbah industri yang bisa langsung dibawa pulang ke tempat kerja.

Apa yang Dipelajari Peserta?

Peserta memetakan karakteristik produced water (hidrokarbon terdispersi/terlarut, padatan, logam berat, salinitas) dan opsi pengolahan bertahap mulai pemisahan gravitasi/API–CPI, flotasi (DAF/IGF), hingga filtrasi kulit walnut sebagai polishing. Diskusi juga menyorot sizing dan batas efisiensi tiap unit (mis. cut-off droplet 30–50 µm pada coalescer/plate separator).
Di sisi water injection, materi menekankan kualitas air injeksi (TSS, distribusi ukuran partikel, OiW, DO, SO₄²⁻, Ba/Sr, bakteri) serta strategi kimia: oxygen scavenger, scale & corrosion inhibitor, biocide, sampai SOP CIP membran. Tujuannya menjaga injektivitas, integritas fasilitas, dan mencegah souring.

Kurikulum membentang dari API separator, equalization, DAF, proses biologis (activated sludge, MBBR/MBR), sedimentasi hingga dewatering lumpur (belt filter press, screw press). Tips desain praktis dibahas detail misalnya rasio L:W API ≥5:1, kontrol sludge removal, hingga faktor transfer oksigen (α, β) untuk aerasi.

Sesi ini menunjukkan mengapa kualitas air menjadi penentu keberhasilan waterflood/chemical EOR: deaerasi, sulfate removal (NF/RO), biocide untuk SRB, dan kontrol scale demi proteksi reservoir & injektivitas. Termasuk studi manfaat perpanjangan umur lapangan dan efisiensi biaya melalui reuse produced water.

Kerangka Regulasi (Wajib Tahu)

Pelatihan menekankan kepatuhan pada baku mutu dan pemantauan berkelanjutan:

Tujuan utama pelatihan Water Engineer pada dasarnya adalah menutup jarak antara teori dan praktik lapangan. Banyak keputusan di instalasi pengolahan air dan air limbah diambil di bawah tekanan kepatuhan regulasi, target produksi, dan batasan biaya. Karena itu, program ini dirancang untuk membekali peserta dengan “alat berpikir” yang praktis: bagaimana membaca parameter (TSS, minyak-dalam-air, DO, SRB, sulfat), memahami implikasinya terhadap proses, lalu menerjemahkannya menjadi langkah operasi yang aman, efisien, dan patuh. Hasil akhirnya bukan sekadar pengetahuan, melainkan kepercayaan diri mengambil keputusan berbasis data kapan gravitasi sudah cukup, kapan perlu flotasi, kapan filtrasi/membran wajib; berapa dosis kimia yang masuk akal; dan bagaimana menyiapkan rencana pemantauan serta dokumentasi audit yang rapi. Dengan demikian, pelatihan ini menyentuh tiga sasaran strategis sekaligus: kepatuhan dan perizinan, keandalan aset dan K3L, serta efisiensi CAPEX/OPEX.

Khusus pada edisi Water Engineer 3.0, fokus diarahkan pada tantangan lintas sektor produced water & water injection (migas), WWTP kilang, serta effluent pertambangan yang membutuhkan kombinasi proses dan kimia yang presisi. Pada sesi produced water dan water injection, peserta diajak menetapkan mutu target dan merangkai jalur pengolahan yang realistis (API/CPI → DAF/IGF → filtrasi/polishing → membran bila perlu), disertai strategi pengendalian korosi, kerak, dan biologi agar injektivitas terjaga. Di modul kilang, penekanan ada pada desain dan kendali operasi unit-unit kunci (equalization, DAF, proses biologis, sedimentasi, dewatering) untuk menekan bulking, foaming, dan carry-over. Sementara untuk pertambangan, peserta mempelajari pendekatan run-off/kolam pengendap, netralisasi–koagulasi–flokulasi, hingga opsi dewatering dan mitigasi acid mine drainage serta detoksifikasi yang patuh regulasi. Benang merahnya: setiap keputusan proses selalu ditautkan ke konsekuensi biaya, risiko operasional, dan kewajiban kepatuhan.

Manfaat yang diharapkan bersifat terukur. Peserta pulang dengan matriks keputusan proses (apa yang dipilih, kapan digunakan, dan batas efisiensinya), set-point operasi yang relevan dengan target efluen, rancangan rencana pemantauan (parameter, frekuensi, titik sampling), serta draft rencana perbaikan untuk kasus nyata di plant masing-masing. Dengan keluaran seperti ini, pelatihan tidak berhenti di ruang kelas, melainkan menjadi panduan kerja yang bisa langsung dipakai untuk meningkatkan kinerja instalasi, mengurangi downtime, dan membuat audit berjalan lebih mulus. Singkatnya, Water Engineer 3.0 adalah bengkel solusi: membongkar masalah nyata, menyusun langkah taktis, dan menguatkan kompetensi tim agar siap menghadapi batch berikutnya dan tantangan operasional berikutnya.

Suasana Kelas & Pengajar

Kelas dikemas praktis dan aplikatif bukan sekadar teori. Materi produced water & kilang dibawakan oleh praktisi yang mengupas detail unit operations dan parameter desain; sementara topik Water for Injection (EOR) diperkaya oleh pengalaman proyek lapangan mengenai deaerasi, sulfate removal, dan kontrol SRB.

Kenapa Anda Perlu Ikut Batch Berikutnya?

Sampai jumpa di Water Engineer berikutnya!

Program ini digelar berkala. Ikuti kanal IdWA untuk pengumuman jadwal dan pendaftaran terbaru.


Daftar Peserta Pelatihan

Daftar Peserta Water Engineer 3.0 2025

Seminar dan Eksibisi IdWA di Water Indonesia 2025

Jakarta, 10–13 September2025 –Setelah sukses menggelar Webinar Road to Water Indonesia 2025 bersama GWP Southeast Asia, Indonesian Water Association (IdWA) melanjutkan diskusi strategis melalui seminar “Water Security for Indonesia: From Scarcity to Solutions” pada 13 September 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Mengangkat Isu Kelangkaan Air di Indonesia

Seminar ini menghadirkan Raymond Valiant (Regional Coordinator, GWP SEA) dan I Made Indradjaja Brunner (Associate Director, PT Pakar IPAL Indonesia). Raymond Valiant menegaskan bahwa kelangkaan air bukan hanya persoalan sumber daya, tetapi juga tata kelola, distribusi, dan akses yang belum merata. Sementara I Made Brunner menekankan strategi teknis seperti waduk, sumur resapan, dan reuse air limbah untuk memperkuat ketahanan air di tingkat komunitas dan industri.

IdWA Booth: Rumah Kolaborasi di Pameran

Selain seminar, IdWA juga hadir dengan booth khusus di area pameran Water Indonesia 2025. Booth ini menjadi titik temu para anggota, mitra industri, akademisi, dan komunitas. Lebih dari sekadar display, booth IdWA berfungsi sebagai “rumah kolaborasi” untuk menampilkan showcase teknologi anggota, distribusi materi publikasi, serta ruang diskusi B2B dan B2G.

Pengunjung dapat melihat langsung kiprah anggota IdWA dalam aplikasi pengolahan dan pengelolaan air, advokasi kebijakan, edukasi publik, dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia di sektor air.

Water Engineer Professional Training

Sejalan dengan misi IdWA menyiapkan pelaku industri air yang berkompeten, pada rangkaian acara ini juga digelar Water Engineer Professional Training. Program pelatihan ini ditujukan untuk operator instalasi pengolahan air minum (WTP) dan air limbah (WWTP), dengan modul berbasis kompetensi dan praktik lapangan.

Peserta mendapatkan materi teknis, sertifikat, serta kesempatan belajar dari praktisi senior di industri air. Training ini menjadi bagian penting dari strategi IdWA 2025–2029 untuk meningkatkan kualitas SDM nasional, sekaligus mendorong lahirnya Water Young Leaders sebagai generasi penerus.

Harapan IdWA ke Depan

Melalui seminar, eksibisi, dan training profesional, IdWA menegaskan peran sebagai organisasi rujukan sektor air di Indonesia. Kolaborasi dengan GWP SEA dan mitra lain diharapkan memperkuat agenda water security menuju Indonesia Emas 2045.

“Bersama kita jaga air untuk masa depan Indonesia.”


Member IdWa yang berpartisipasi 

Sharing Booth - IdWA :

Water Security for Indonesia: From Scarcity to Solutions

Indonesia tengah menghadapi tantangan serius dalam ketahanan air — mulai dari keterbatasan akses, menurunnya kualitas air, hingga dampak perubahan iklim yang kian nyata. Namun, di balik tantangan tersebut selalu ada peluang untuk menghadirkan solusi yang berkelanjutan.

Melalui forum Water Indonesia 2025, Indonesian Water Association (IdWA) bersama Global Water Partnership Southeast Asia (GWP SEA) mempersembahkan seminar:

“Water Security for Indonesia: From Scarcity to Solutions”

📅 13 September 2025
🕙 10.00 – 12.00 WIB
📍 Conference Room, Hall D2 – JIExpo Kemayoran

🎤 Opening Speech:
Ahmad Habibi – Executive Director, IdWA

🎙 Esteemed Speaker:
Dr. Raymond Valiant – Regional Coordinator, GWP SEA
I Made Indradjaja Brunner – Associate Director, PT Pakar IPAL Indonesia

🎙 Moderator: Fatrian R. Rusydy

Diskusi ini tidak hanya membicarakan “scarcity”, tetapi juga menekankan bagaimana transformasi menuju solusi nyata dapat diwujudkan melalui sinergi pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan komunitas.

Mari bergabung, menjadi bagian dari gerakan menuju Indonesia yang water secure — karena masa depan keberlanjutan bangsa kita bergantung pada bagaimana kita menjaga dan mengelola sumber daya air hari ini.

#WaterIndonesia #IdWA #GWPSoutheastAsia #WaterSecurity #WaterPositive #Sustainability #FromScarcityToSolutions

The 4th International Industrial Water & Waste Treatment Exhibition

💧 IdWA @ WaterIndonesia 2025 💧
The 4th International Industrial Water & Waste Treatment Exhibition

📅 10 – 13 September 2025
📍 JIExpo Kemayoran, Jakarta | Hall D2 Booth 9417

✨ Agenda & Acara Bersama IdWA:

Seminar Water Security for Indonesia: From Scarcity to Solutions
🗓 Sabtu, 13 September 2025
Dengan dukungan Global Water Partnership (GWP SEA), seminar ini akan membahas strategi, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan ketahanan air Indonesia.

Professional Training – Water Engineer 3.0
🗓 Kamis – Sabtu, 11–13 September 2025
Pelatihan intensif untuk meningkatkan kompetensi praktisi di bidang desain & pengoperasian WTP dan WWTP sesuai regulasi dan teknologi terkini.

📌 Hubungi Kami:

🌐 Kunjungi: www.idwa.or.id

📲 Ikuti kami di Instagram & LinkedIn: @water.idwa | IdWA

✨ Jangan lewatkan kesempatan untuk bergabung, belajar, dan berjejaring di WaterIndonesia 2025 bersama IdWA – karena masa depan air Indonesia ada di tangan kita. 💧

#WaterIndonesia2025 #IdWA #WaterSecurity #WaterEngineer #Sustainability